15
Oct
09

Emirates Cup

Akhirnya lemari trophy Arsenal bertambah lagi, setelah dua musim hampa gelar dan piala, kemarin Arsenal berhasil memenangkan turnamen Emirates Cup dengan mengalahkan juara Seri A – Inter Milan dengan skor 2 -1.
throphy
Sehari sebelumnya, ditempat yang sama, Stadion Emirates, Arsenal juga berhasil mengalahkan tim dari liga Perancis, Paris Saint Germain (PSG), juga dengan skor yang sama 2 – 1.

Turnamen Emirates Cup ini baru pertama kali digelar dengan Arsenal sebagai tuan rumahnya dan diikuti oleh 3 tim dari liga Eropa yaitu Inter Milan, PSG dan Valencia. Turnamen ini berlangsung dua hari dan menggunakan sistem poin, termasuk satu poin untuk setiap gol yang dimasukan ke gawang lawan.

Pada partai Perdana, Arsenal yang berhadapan dengan PSG, menurunkan susunan pemain yang tidak biasa, posisi kiper di berikan kepada Almunia, bek diisi oleh Sagna (kanan), Kolo Toure, Senderos dan Gael Clichy (kiri); sektor tengah menampilkan pemain muda dan tidak ada satupun pemain sayap yang diturunkan, mereka adalah: Flamini (kanan), Denilson, Fabregas, Diaby (kiri); sedangkan penyerang menurunkan Robin van Persie dan debutan Bendtner.

Permainan Arsenal dibabak pertama ini terlihat tidak berkembang, kemungkinan besar dikarenakan susunan pemain yang tidak mempunyai pemain sayap murni dan memaksakan Diaby dan Flamini untuk menjadi pemain sayap.

Walaupun tidak berkembang, pada menit – menit terakhir sebelum istirahat, Flamini akhirnya berhasil membobolkan gawang PSG, walaupun gol tersebut bersifat kebetulan karena pantulan bola yang mengenai Bendtner tepat jatuh di kaki Flamini dan dengan menjatuhkan badan dia berhasil mengarahkan bola ke pojok kanan gawang PSG.

Dibabak kedua, Wenger yang mengetahui permainan timnya tidak berkembang, akhirnya melakukan perubahan drastic, memasukan 5 pemain sekaligus dan membuat formasi Arsenal menjadi 4 – 4 – 1 – 1. Masuknya Eboue, Traore, Justin Hoyte, Gallas dan Hleb menggantikan Fabregas, Toure, Flamini, Sagna dan van Persie. Ternyata memberikan kestabilan serangan Arsenal yang mulai mengalir dari dua sayap mereka.

Ini adalah pertama kali Arsene Wenger mencoba pemain beknya bermain sebagai pemain sayap. Clichy yang pada awal kariernya di Arsenal sempat dipasang beberapa kali di posisi sayap terlihat semakin tajam. Sedangkan buat Eboue, ini pertama kalinya dia bermain sebagai pemain sayap kanan dan kelihatannya eksperimen Wenger berhasil.

Dengan masuknya Eboue diposisi sayap kanan, serangan Arsenal menjadi semakin tajam, beberapa peluang tercipta melalui umpan – umpan Clichy dan Eboue.

Akhirnya gol kedua tercipta melalui sebuah kemelut di dalam kotak penalti, berawal dari sepak pojok yang mengarah ketengah, beradunya kiper PSG dan Bendtner yang dimenangkan oleh Bendtner dan mengenai pemain belakang PSG, memantul kembali ke Bendtner dan dengan satu sontekan pelan diarahkan oleh Bendtner ke gawang PSG dan gol.

Beberapa peluang lainnya juga didapatkan oleh Arsenal, yang paling mencolok adalah pergerakan dengan bola Hleb yang berhasil masuk kekotak penalti dan akhirnya dijatuhkan oleh pemain belakang PSG. Sayangnya hadiah penalti yang diambil oleh bendtner berhasil ditangkap oleh kiper PSG.

Secara garis besar, Arsenal bermain bagus, terlihat jelas Wenger menggunakan turnamen ini untuk mencoba beberapa taktik baru dan juga melihat perkembangan pemain mudanya.


0 Responses to “Emirates Cup”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


October 2009
M T W T F S S
     
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Comments

Klik tertinggi

  • None

Tulisan Teratas

Blog Stats

  • 26,823 hits

%d bloggers like this: