15
Oct
09

Awal Arsenal

Herbert ChapmanwhittakerGeorge Grahamarsene-wenger-arsenalSejarah Arsenal bermula dari inisiatif para pekerja di Royal Arsenal, Woolwich hingga klub ini berdiri pada 1886 dengan nama Dial Square sebelum kemudian berganti nama menjadi Royal Arsenal. Pada 1913, Arsenal menempati stadion baru di Highbury sebelum kemudian pindah ke Stadion Emirates musim 2006.

Arsenal dikenal sebagai salah satu raksasa sepak bola Inggris, dan selalu menjadi penantang utama gelar penting di Inggris maupun Eropa. Di bawah kepemimpinan pelatih Prancis, Arsene Wenger, Arsenal merombak gaya membosankannya menjadi salah satu tim paling atraktif di Inggris.

Pembelian pemain seperti Patrick Vieira dan Thierry Henry (dua-duanya kini sudah pindah) menjadi faktor yang mendorong prestasi Arsenal setelah era keemasan Tony Adams dkk. Salah satu prestasi gemilangnya adalah meraih double gelar Premier League dan Piala FA tahun 2002 serta menembus final Liga Champions tahun 2006.

Musim 2003-2004, pasukan Wenger mencatat rekor sebagai tim yang tidak terkalahkan sepanjang perjalanan Premier League. Pencapaian yang bakal sulit diulangi tim manapun juga. Kini, Arsenal lebih fokus mematangkan pemain-pemain mudanya yang rata-rata masuk kategori papan atas seperti Cesc Fabregas atau Robin van Persie.

15
Oct
09

Arsenal pada masa perang dunia I

Arsenal fc old crest
Pada tahun 1891 Royal Arsenal berubah status menjadi profesional dan mengubah namanya menjadi Woolwich Arsenal. Pada tahun 1893 akhirnya mereka bergabung dengan FL (Football League). Tim ini pindah ke Highbury pada tahun 1913 dan sudah menjadi anggota divisi dua. Seiring dengan PD I, mereka terpilih untuk mengikuti kompetisi divisi satu yang mulai menggeliat, divisi dimana mereka berdiam sampai sekarang.baju Arsenal

15
Oct
09

Arsenal pada Masa perang dunia II

ARSEwhittaker3
Perang Dunia yang kedua menghambat Arsenal dalam berkompetisi secara normal dan efektif, tetapi setelah Tom Whittaker menjadi manager, kesuksesan mulai datang lagi. The Gunnders adalah juara divisi satu 1947/48 dan 1952/53; juara FA Cup pada 1950 dan runners-up dalam 1952. Era 60′an Arsenal meredup prestasinya di kompetisi lokal, selama dekade itu mereka hanya meraih 2 kali final Piala Liga pada 1968 dan 1969. Setelah Bertie Mee mengambil alih di pertengahan 60′an, mereka untuk pertama kalinya menjuarai salah satu kompetisi piala eropa antar klub, Fairs Cup, pada musim 1969/70 dengan memukul Anderlecht 4-3 di final dengan agregat.

Arsenal baru mulai membaik di dekade 70′an dengan pemain-pemain seperti Charlie George, George Armstrong, Ray Kennedy and kapten Frank McLintock, memenangkan liga dan piala FA bersamaan. Mereka memastikan gelar juara liga di White Hart Lane, kandang Tottenham Hotspurs musuh bebuyutannya dan kemudian merengkuh piala FA di final dengan kemenangan atas Liverpool setelah perpanjangan waktu.

Pada akhir 70′an mereka meraih 3 kali tiket final piala FA dan memenangkan dua diantaranya. Di tahun 1980 mereka juga meraih final Cup Winners Cup namun tim Arsenal yang diperkuat Graham Rix, Frank Stapleton, Pat Rice, David O’Leary and Liam Brady tersebut dikalahkan klub Spanyol, Valencia.PRESTONjamesA1

15
Oct
09

Soccer School Indonesia Arsenal

SSI Arsenal tepatnya ada di selatan kota Jakarta. Mengambil fasilitas fac2ISCI Ciputat, pada November 2007, SSI Arsenal telah menampung sekitar 250 siswa dari lapisan usia U – 8 tahun sampai dengan U – 18 tahun.

Untuk delapan sesi latihan, dimana sekali latihan menghabiskan dua jam, memakan biaya antara Rp. 2,5 juta sampai dengan Rp. 3,5 juta. Itu berarti untuk sekali latihan para siswa minimal merogoh sekitar Rp. 220.000.

SSI Arsenal sendiri muncul lewat gagasan Iman Arif untuk membangun sekolah sepak bola usia dini yang memanfaatkan jaringan Arsenal sebagai salah satu klub terkemuka. Untuk itu pula, SSI Arsenal dalam kerja samanya berada dibawah Community Development Department Arsenal, dan bukan Commercial Department.

Sebagai langkah awal menembus Stadion Emirates, stadion kebanggaan Arsenal, SSI Arsenal akan terlibat dalam invitasi sepak bola yang berlangsung di London, Inggris, Juli 2008. dalam mengikuti invitasi tersebut, SSI Arsenal akan melibatkan para pemain dari berbagai usia. Dalam invitasi Reach Your Goal di Singapura itu, tim U – 12 tahun menempati peringkat ke tiga dari enam tim, dan, antara lain, memukul tim U – 12 tahun Jepang 3 – 2.
about3

15
Oct
09

Stadion

stadionemirates3_440x330Sejak berdiri, Arsenal beberapa kali pindah stadion. Mulai dari memakai sebuah lapangan di Woolwich yang bernama Manor Ground, lalu pindah ke London Utara, sekaligus membangun Stadion Highbury dan dipakai pertama kali dipakai pada tahun 1913. Stadion ini dipakai Arsenal hingga pada musim 2005/06 (atau berusia kurang lebih 93 tahun). Pertandingan terakhir yang digelar di Stadion Highbury adalah Liga Utama Inggris, yaitu Arsenal vs Wigan Athletic yang berhasil dimenangkan oleh Arsenal dengan skor 4-2 dengan tiga gol dari Thierry Henry. Stadion ini diganti, dikarenakan kapasitasnya yang terlalu kecil dibanding stadion klub-klub lain, seperti Chelsea F.C..

Sejak bulan Juli 2006 sampai sekarang, klub ini menempati markas barunya, Stadion Emirates yang berkapasitas 60.500 kursi dan terletak di Ashburton Grove dan peresmian pemakaian Stadion Emirates sekaligus pertandingan pertama yang digelar adalah dengan diadakannya sebuah pertandingan persahabatan antara Arsenal dengan para pemain legenda Belanda untuk perpisahan Dennis Bergkamp, seorang mantan penyerang Arsenal.

15
Oct
09

awal pemain legendaris

Percaya tidak percaya, nyatanya Arsene Wenger tidak mendapatkan pengetahuan terpenting sepakbola dari kursus, bangku kuliah, atau karir sebagai pemain sekalipun, tapi dari sebuah pub! Selama kurang lebih 12 tahun sejak kedatangannya di tanah Inggris, Arsene Wenger selalu dicitrakan sebagai pria kontinental yang berkelas. Serius, dingin, dan disiplin, satu hal yang dibenci oleh Wenger adalah kegemaran orang Inggris mengkonsumsi alkohol. Faktanya adalah, Arsene tidak pernah melakukan tradisi minum wine antar pelatih setelah pertandingan, sesuatu yang amat dikritik oleh seteru abadinya, Sir Alex Ferguson. Salah satu keberhasilan Wenger sendiri adalah menghempaskan budaya minuman keras yang melanda sepakbola Inggris, khususnya di Arsenal. Dengan kebijakan itu, karir pemain-pemain legendaris Arsenal, seperti Lee Dixon, Paul Merson, dan tentunya, Tony Adams, yang tadinya terancam habis karena hobi mabuk-mabukan, berhasil diperpanjang 4-5 tahun. Revolusi ini sedikit-banyak berpengaruh pada kesuksesan Arsenal menjadi salah satu tim atas BPL selama kepelatihan Wenger. Tapi, tahukah anda, bahwa justru di sebuah pub, tempat alkohol diperjual-belikan dan dinikmati bersama-sama, Arsene Wenger memperoleh sebagian besar pendidikannya mengenai taktik sepakbola. Keluarga Wenger memiliki sebuah pub bernama La Croix d’Or di Duttenheim. Wenger kecil suka ikut bercengkerama dengan para tamu bar dan membicarakan segala hal terkait sepakbola. Dari perbincangan-perbincangan tersebut, terseraplah segala ilmu mengenai psikologis manusia.
lee dixonpaul mersontony adams

15
Oct
09

kenapa henry jadi kapten?

henryKetika seorang Manager memilih Kapten untuk tim-nya maka pemilihannya akan berdasarkan keyakinan terhadap sang kapten akan kepemimpinan di lapangan terhadap rekan-rekan lainnya; kesamaan visi terhadap “bagaimana sepak bola harus dimainkan” ; serta karakter, nilai dan citra pribadi yang berkesesuaian. Sang Kapten jelas telah memenuhi “standar kualitas skill, fisik dan teknik” seorang pemain bola dari Sang Manager untuk memainkan sepakbola sebagaimana yang diinginkannya.

Jika berbicara tentang “Kapten Arsenal yang legendaris” dalam era sepak bola moderen, orang akan teringat kepada sosok-sosok Frank McLintock – Kapten era 70-an yang membawa ARSENAL meraih “first-double” yang pertama; Tony Adams – Kapten era 80-an yang membawa ARSENAL pertama kali meraih tropi kompetisi klub Eropa “Cup Winners Cup” dan Patrick Vieira – Kapten era 90-an dengan rekor 49 kali tak terkalahkan dalam Premiership. Dan ke-3 sosok tersebut memiliki kesamaan karakter bahwa mereka adalah “warrior“….. “para petarung” yang keras dan sepertinya “siap mati di lapangan” untuk ARSENAL….

ARSENAL sekarang di era Wenger sesudah Vieira hengkang ke Juventus (…dan ternyata hengkang lagi ke Inter Milan sesudah Juve di-relegasi ke Serie B karena skandal “Moggiopoli”) memilih Thierry Henry a.k.a TH 14 menjadi “Sang Kapten” untuk memimpin tim muda ARSENAL era awal 2000-an (Fabregas; Van Persie; Senderos; Djourou;Toure dsb). Sosok Henry adalah karakter yang berbeda dari ke-3 Kapten Legendaris tersebut, dalam istilah Mas Arif, adalah sosok “balerina” yang gemulai dan “Gandhi” yang anti-kekerasan dan dalam kehidupan sehari-harinya pun dikenal sebagai Mr. Nice Guy. Memang 180 derajat berbeda dari Vieira…. Ingat pertandingan melawan West Ham United, sesudah pertandingan Henry bersalaman dengan Sheringham – orang yang jelas-jelas bilang klub paling dibenci di dunia adalah ARSENAL – kalaulah Vieira masih jadi Kapten jelas tidak mungkin terjadi atau bahkan sudah “baku hantam” dengan pemain West Ham…..

Menurut saya ada beberapa alasan bagi Wenger, kenapa sosok Henry “sang balerina” dan “Gandhi” dipilih menjadi Kapten Arsenal:
1. Henry dapat menjadi panutan bagi “pemain muda” ARSENAL tentang nilai “LOYALITAS”. Dan “LOYALITAS” adalah nilai kunci bagi Mr. Wenger. Kenapa Vieira hengkang dari Arsenal ke Juventus? Persoalan besarnya adalah uang dan jelas ARSENAL tidak akan mampu memberikan kontrak seperti Juventus sebagaimana dijelaskan Arsene “Profesor” Wenger dalam penjelasannya tentang kepindahan Vieira. Sedangkan Henry ditengah gonjang ganjing isyu kepindahannya ke Barcelona dan jika terjadi mungkin menjadi rekor transfer termahal tetap menyatakan kesetiaannya kepada ARSENAL;
2. Henry adalah pemain yang memiliki kesesuaian visi tentang bagaimana ARSENAL harus bermain bola dengan Mr. Wenger serta dapat menjadi panutan bagi pemain muda. Dan bagi Wenger, Henry adalah murid yang takik terhadap strategi dan taktik serta diet ketat untuk perbaikan fisik dari Sang Manager. Jika anda pernah melihat ARSENAL tahun 80-an dengan era-Wenger (1996-2006) maka anda akan melihat permainan yang jauh berbeda (for sure!!!);
3.Henry adalah contoh sukses dan legenda ARSENAL sejak bergabung 3 Agustus 1999 lewat prestasi dan pencatat rekor untuk klub-nya dalam hal mencetak gol sesuai dengan job desc-nya sebagai striker;
4.Henry adalah pilihan tepat untuk memimpin transisi ARSENAL. Menurut saya, masa depan ARSENAL adalah Fabregas, Toure, Senderos, Walcott dan deretan pemain lainnya di usia awal 20-an yang secara bertahap dibina Wenger dalam kancah kompetisi Eropa yang ketat.

Apakah Henry sebagai Kapten ARSENAL akan menjadi “legendaris” seperti McLintock, Adams dan Vieira maka waktu-lah yang akan membuktikan dengan catatan prestasi saat Henry menjadi “El Capitano”.

“This is my last contract – It is where I belong” – Henry, Mei 2006
(saat mengumumkan perpanjangan kontrak dengan ARSENAL)
Tulisan ini di-dedikasikan juga untuk Del Piero dan Nedved dan pemain lainnya yang membuktikan loyalitas kepada klub-nya ditengah rayuan uang………

15
Oct
09

Perayaan 13 Tahun

01_arsenal_ins_2Kamis, 1 Oktober kemarin menandai tepat 13 tahun kepemimpinan Arsene Wenger. Hadiahnya Sabtu ini? Kedatangan Blackburn Rovers ke London Utara, dibawah ‘pelatih favorit’ Wenger, Sam Allardyce. Kebetulan, atau titah Yang di atas?
Kadang-kadang angka, hari, tanggal, peristiwa, apabila dikaitkan dengan seksama sering menghasilkan situasi yang ‘lucu’. Ada yang bilang hal tersebut campur tangan Yang di atas, ada yang bilang bahwa semuanya hanya kebetulan. Satu hal yang bisa disepakati bersama, adalah bahwa hasil dari kait-mengait tersebut menambah bumbu atmosfir suatu pertandingan.

Mari menengok pada pertandingan early kick-off matchday 8 BPL Sabtu ini. Akan terjadi bentrokan antara dua tim yang kontras bagai hitam dan putih. Arsenal dengan segala keelokan permainannya, melawan Blackburn Rovers dengan kekuatan fisiknya.

Pertandingan BPL ini juga menjadi lanjutan dari perayaan 13 tahun duduknya Arsene Wenger sebagai pelatih Arsenal. Panjangnya masa kepelatihan Wenger ini membuat dirinya menjadi pelatih yang paling lama pernah menangani Arsenal, melewati George Allison pada tahun 1940an.

-Kebetulan/Titah Yang di atas#1: pertandingan pertama Wenger sebagai pelatih Arsenal adalah melawan Blackburn Rovers. Skor pertandingan tersebut adalah 2-0 bagi Arsenal.

-Kebetulan/Titah Yang di atas#2: Pelatih Blackburn Rovers adalah Sam Allardyce.

Pelatih berjuluk ‘Big Sam’ tersebut bukanlah seorang pelatih kelas dunia yang telah melalang buana di langit-langit persepakbolaan dunia, tapi satu hal yang bisa dilakukannya dengan baik adalah menyiapkan timnya untuk mengalahkan Arsenal.

Rekor Allardyce melawan Wenger cukup impresif bagi sebuah pelatih yang, maaf, biasa melatih klub papan tengah. Tercatat dalam sejarah bahwa Allardyce sudah memenangkan 6 dari pertemuannya dengan Wenger. Selain itu Arsenal juga pernah ditahan seri 6 kali

Dari tahun 2002 hingga 2006, Bolton Wanderers yang dilatihnya seolah menjadi tim sial bagi Arsenal. Permainan cantik yang diterapkan pemain-pemain Arsenal kerap rontok di hadapan permainan fisik nan keras dari Bolton. Ibarat buruh yang menghajar balerina, Bolton sering membuat Arsenal kerepotan, apalagi dari situasi bola mati dan bola tinggi, yang hingga kini menjadi kelemahan besar pertahanan Arsenal.

Intinya, Allardyce tahu, bagaimana caranya mengalahkan Arsene Wenger dan Arsenal: Don’t let them play.

Blackburn boleh terseok-seok di awal musim BPL ini, tapi mereka tetaplah kesebelasan yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Pertandingan minggu lalu melawan tim tangguh Aston Villa berhasil dimenangkan Blackburn setelah sebelumnya bermain dengan 10 orang akibat kartu merah yang diterima oleh Vincent Grella. Bisa dipastikan menghadapi Arsenal, Rovers akan cukup percaya diri.

Pemain yang dipinjam dari Chelsea, Franco DiSanto berpotensi merepotkan duet bek Gallas dan Vermaelen, dengan postur tingginya. Permainan yang tidak bisa diprediksi dari El Hadji Diouf -salah satu anak kesayangan Allardyce- juga bisa merepotkan pertahanan Arsenal.

Morten Gamst Pedersen akan mengancam dengan umpan-umpan dan tembakannya, khususnya dalam situasi bola mati, dan bek-bek tangguh macam Christopher Samba dan Ryan Nelsen selalu sigap untuk memanfaatkan umpan-umpan matang Pedersen ketika maju membantu penyerangan.

Jangan lupakan Benedict McCarthy, yang salah satu momen terbaiknya sebagai pemain Blackburn adalah ketika membobol gawang Almunia untuk menyingkirkan Arsenal dari Piala FA 2007. Penyerang asal Afrika Selatan tersebut perlu diawasi dari pemain-pemain Arsenal.

Dari paparan mengenai Blackburn dapat timbul kesan bahwa Allardyce dan Rovers ibarat bom yang diselundupkan ke pesta perayaan 13 tahun kepelatihan Wenger.

Akan tetapi, kenyataannya adalah dalam pertemuan terakhir nampaknya Wenger telah mendapatkan formula yang mujur untuk mengalahkan Allardyce. Dalam pertemuan kedua tim di Emirates musim lalu, Arsenal menang 4 gol tanpa balas, dengan Andrey Arshavin sebagai aktor utamanya.

Bila berada pada performa terbaiknya, Arshavin dapat meneror pertahanan tim manapun, termasuk bek macam Chimbonda dan Salgado sekalipun. Arsenal juga akan diperkuat dengan kembalinya Theo Walcott dan Nicklas Bendtner. Dengan kecepatannya, Walcott siap mengobrak-abrik pertahan Bolton dari sisi pinggir lapangan.

Dari pertandingan midweek melawan Olympiakos, Arsenal juga sedang menunjukkan grafik naik kembali, setelah sempat terseok-seok dalam 2 pertandingan melawan tim-tim kota Manchester. Bintang-bintang utama Arsenal, yaitu Kapten Cesc Fabregas dan Robin Van Persie tentu ingin memberikan kado istimewa bagi Wenger Sabtu ini.

Menilik semua faktor di atas, perseteruan antara Arsenal melawan Blackburn Rovers akan menjadi partai yang menarik untuk ditonton. Perayaan 13 tahun Arsene Wenger, Sam Allardyce yang selalu menjadi momok bagi Wenger, Blackburn yang menjadi tim pertama yang dihadapi Wenger, teknik melawan fisik….

Entah ini kebetulan atau titah Yang di atas,

But as long as the game’s entertaining, who cares?

15
Oct
09

Wenger pelatih terlama

LONDON — Arsene Wenger, Kamis (1/10), akan genap mengarsiteki Arsenal selama 13 tahun. Wenger tercatat sebagai pelatih Arsenal terlama, mengalahkan rekor George Allison.Allison — mantan wartawan sepak bola Inggris — yang menangani Arsenal selama 4.748 hari, atau 12 tahun 11 bulan, mulai Juni 1934 sampai Mei 1947. Namun bagi Wenger itu bukan sukses. Ia merasa dirinya masih harus membuktikan banyak hal. Wenger hingga saat ini masih belum memahami mengapa Arsenal, 13 tahun lalu menunjuknya sebagai pelatih. ”Ya, itu benar-benar perjudian gila. Arsenal benar-benar sedikit gila karena saya saat itu bukan siapa-siapa,” kenang Wenger. ”Arsene siapa? Bahkan jika Wenger mencetak gol, dia…

15
Oct
09

Wenger menyimpan derita

London – Sudah cukup lama Arsenal tanpa mengakhiri musim trofi. Kondisi itu membuat kiper Manuel Almunia prihatin, khususnya kepada Arsene Wenger. Almunia menilai dalam hati Wenger tersimpan derita.

Musim lalu adalah musim keempat secara berturut-turut tim Meriam London gagal mencapai trofi. Di kompetisi Liga Primer, langkah mereka sempat tidak meyakinkan. Bersaing ketat dengan Aston Villa, Arsenal akhirnya mengakhiri musim di tangga keempat.

Almunia pun turut prihatin dengan prestasi timnya. Secara khusus simpati diberikan penjaga gawang utama Arsenal itu kepada sang manajer, Arsene Wenger.

“Ketika Anda tidak memenangi apa-apa seiring dengan berjalannya waktu, maka situasinya akan menjadi tidak mudah bagi sang bos,” kata Almunia seperti dikutip dari Skysports .

Menurut shot-stopper berkebangsaan Spanyol itu, Wenger menyimpan derita di dalam hatinya.

“Di sini, saya bisa setiap hari melihat ekspresi wajahnya. Ia selalu kalem dan rileks. Namun saya pikir, di dalam hatinya ia menderita karena gagal memberikan apa yang diinginkan suporter. Apalagi, kesabaran suporter lama kelamaan bisa habis,” lanjut Almunia.

Banyak opini yang mengatakan kebijakan Wenger mengandalkan pemain muda sebagai kegagalan Arsenal berprestasi. Almunia menentang pendapat itu.

“Manajer adalah orang yang sangat berpengalaman dan berjuang keras untuk melakukan sesuatu yang berbeda: tidak belanja jor-joran dan memberikan kesempatan bagi pemain muda,” kata kiper berusia 32 tahun itu.

“Saya berharap dan saya pikir ia akan mendapat penghargaan pada suatu hari nanti,” pungkas kiper yang berseragam Arsenal sejak tahun 2004 tersebut.




 

January 2012
M T W T F S S
« Oct    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Comments

Klik tertinggi

  • None

Tulisan Teratas

    Blog Stats

    • 3,372 hits

    Follow

    Get every new post delivered to your Inbox.